Akuntansi Dasar

Materi Akuntansi di semester 1 antara lain :

  1. Pendahuluan
  2. Bentuk-bentuk Laporan Keuangan
  3. Persamaan Dasar Akuntansi
  4. Buku Besar
  5. Jurnal
  6. Penyesuaian
  7. Penutupan Buku Besar
  8. Neraca Lajur
  9. Laporan Keuangan
  10. Akuntansi Untuk Perusahaan Dagang
  11. Akuntasni Untuk Perusahaan Manufaktur

Dunia Usaha……
Dalam Praktek kehidupan manusia sehari-hari è Kata perusahaan sering kita dengar….
Apa itu Perusahaan ….?
Perusahaan :
      Merupakan salah satu lapangan yang dimanfaatkan orang untuk mempertahankan keberdaannya di dunia
      Merupakan salah satu lapangan untuk mencukupi kebutuhan hidup manusia
Orang memasuki dunia usaha dengan tujuan ….?
  1. Sebagai mata pencaharian
  2. Mencari penghasilan
  3. Mencari keuntungan
  4. Bisa hidup berkecukupan
Sehingga mereka berharap dan berusaha agar perusahaannya tetap hidup dan bahkan terus berkembang è Harus di kelola dengan se baik-baiknya
Pengelolaan perusahaan bukanlah pekerjaan yang mudah, bahkan saat pertama kali orang memasuki  dunia usaha , dia sudah dihadapkan pada berbagai masalah yang harus diselesaikan
Beberapa masalah yang harus dipecahkan :
  1. Keluaran/ Output apa yanag akan dihasilkan oleh perusahaan?….barang atau jasa…?
  2. Bentuk perusahaan apa yang akan didirikan………? …………perseorangan,persekutuan,perseroan terbatas ( ditandai dgn kepemilikan saham)
  3. Berapakah jumlah modal yanga dibutuhkan dan bagaimanakah cara memenuhi modalnya?…….modal sendiri atau pinjam….?
  4. Di manakah lokasi perusahaan yang paling baik ? …….dekat dgn pasar, dekat dgn pemukiman…?
  5. Berapakah jumlah karyawan yang harus dipekerjakan ?……..padat modal atau padat karya….?
  6. Informasi apa sajakah yang diperlukan oleh perusahaan ?….Cepat,  akurat dan dapat dipercaya……Akuntansi solusinya….! …Mengapa …?
Karena Akuntansi adalah salah satu sumber informasi keuangan dan berguna sebagai dasar dalam pengambilan keputusan
Beberapa Definisi Akuntansi
1.      Akuntansi adalah suatu proses, yaitu proses perencanaan dan pencatatan , penggolongan , peringkasan dan pelaporan atas transaksi keuangan perusahaan serta interpretasinya
                  Yang dimaksud transaksi keuangan adalah kejadian dan peristiwa yang                        mempengaruhi harta, uang dan modal perusahaan ( lembaga ekonomi)
            2.   Akuntansi memproses transaksi keuangan dengan cara yang mempunyai pola               tertentu (bukan sembarang atau acak-acakan) dan menggunakan satuan uang                       sebagai alat ukur
            3. Akuntansi tidak sekedar proses pencatatan, penggolongan dan peringkasan                         saja, melainkan juga penafsiran terhadap hasil dari proses-proses tersebut
Proses Akuntansi sbb:

 

YANG MEMBUTUHKAN LAPORAN KEUANGAN
A. Pemilik Perusahaan
    1. Untuk menilai prestasi/ hasil yg  diperoleh     manajemen
    2. Mengetahui hasil deviden yg akan  diterima
    3. Menilai posisi keuangan perusahaan dan  pertumbuhan
    4. Mengetahui nilai saham dan laba per lembar saham
    5. Sebagai dasar untuk memprediksi kondisi perusahaan di masa yangg akan datang
B. Manajemen Perusahaan
  1. Alat untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan  kepada pemilik
  2. Mengukur tingkat biaya dari setiap kegiatan operasi perusahaan
  3. Mengukur Tingkat efisiensi dan tingkat keuntungan perusahaan
  4. Menilai hasil kerja individu yg diberi tugas dan tanggungjawab
  5. Menjadi bahan pertimbanga dalam menentukan kebijakan
C.Investor
  1. Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan
  2. Menilai kemungkinan menanamkan dana dalam perusahaan
  3. Menilai kemungkinan menanamkan divestasi (menarik investasi) dari perusahaan
  4. Menjadi dasar memprediksi kondisi perusahaan di masa mendatang
D. Bank
  1. Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang
  2. Menilai kualitas jaminan kredit/ investasi untuk menopang kredit yg akan diberikan
  3. Melihat dan memprediksi prospek keuntungan yg mungkin diperoleh dari perusahaan
  4. Menilai kemampuan likuiditas, solvabilitas, rentabilitas perusahaan sebagai dasar dalam pertimbangan keputusan kredit
  5. Menilai sejauh mana perusahaan mengikuti perjanjian kredit yg sudah disepakati
E. Pemerintah
  1. Menghitung dan menerapkan jumlah pajak yg harus di bayar
  2. Sebagi dasar dalam penetapan-penetapan kebijakan baru
  3. Menilai apakah perusahaan memerlukan bantuan atau tindakan lain
  4. Menilai kepatuhan perusahaan terhadap aturan yg ditetapkan
F.Pihak Lainnya.
Sebenarnya masih banyak pihak lain dari luar perusahaan perusahaan yang mungkin saja akan menggunakan laporan / informasi akuntansi suatu organisasi seperti para karyawan, serikat pekerja, auditor akuntan publik, polisi, pelajar / mahasiswa, wartawan, dan banyak lagi lainnya.
I.                  BENTUK-BENTUK  LAPORAN KEUANGAN
1). NERACA :
Neraca adalah laporan yang berisi harta, hutang dan modal perusahaan pada suatu saat tertentu.
Harta yang disajikan dalam neraca disusun berdasarkan likuiditas, yaitu tingkat kecepatan harta tersebut menjadi uang, dalam kegiatan perusahaan. Sedangkan utang disusun atas jangka waktu pembayaran. Dan modal disusun berdasarkan tingkat kekekalan/lamanya bertahan dalam perusahaan.
Persamaan Neraca


Aktiva = Hutang + Modal Perusahan

 

A.    Harta / Aset / Aktiva
Aktiva  adalah benda baik yang memiliki wujud maupun yang tidak berwujud yang dimiliki oleh perusahaan.
Aktiva ada 2 macam :
1.      Aktiva Lancar
2.      Aktiva Tetap 
1. Aktiva Lancar / Harta Lancar / Current Assets
Aktiva lancar adalah harta yang berbentuk uang tunai maupun aktiva lainnya yang dapat ditukarkan dengan uang tunai dalam jangka satu tahun.
Contoh :
1)      Kas
2)      Piutang dagang
3)      Surat berharga,
4)      Biaya atau beban dibayar di muka
5)      Persediaan barang dagang,
6)      Pendapatan yang akan diterima,
7)      Dan lain sebagainya.
2.Harta Investasi / Aktiva Ivestasi / Investment Assets
Aktiva Investasi adalah harta yang diinvestasikan pada produk-produk investasi untuk mendapatkan keuntungan.
Contoh :
1)      Reksadana
2)      Saham
3)      Obligasi
4)      Dan lain-lain.
3.      Harta Tak Berwujud / Intangible Assets
Aset tak berwujud adalah aktiva yang tidak memiliki bentuk tetapi sah dimiliki perusahaan dan dapat menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.
Contoh :
1)      Merk dagang,
2)      Hak paten,
3)      Hak cipta,
4)      Franchise,
5)      Goodwill,
6)      Dan lain sebagainya.
4.Harta Tetap / Aktiva Tetap / Fixed Assets
Aktiva tetap adalah harta yang menunjang kegiatan operasional perusahaan yang sifatnya permanen kepemilikannya.
Contoh :
1)      Gedung
2)      Mobil
3)      Mesin
4)      Peralatan
5)      Perlengapan kantor
6)      Dan lain-lain.
5.Harta Lainnya / Other Assets
Aktiva lain adalah perkiraan atau akun yang tidak dapat dikategorikan pada harta atau aset di atas baik dalam bentuk aset tetap, aset investasi, aset tak berwujud dan aset lancar.
Contoh :
1)      Mesin rusak,
2)      Uang jaminan,
3)      Harta yang masih dalam proses kepengurusan yang sah
4)      Dan lain-lain.
B. Kewajiban / Hutang / Pasiva / Liabilities
Hutang adalah kewajiban perusahaan pada pihak ketiga untuk melakukan sesuatu yang pada umumnya dalah pembayaran uang, penyerahan barang maupun jasa pada waktu-waktu tertentu.
1.Hutang Lancar / Kewajiban Lancar / Current Liabilities
Hutang lancar adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam tempo satu tahun.
Contoh :
1)      Hutang dagang
2)      Beban yang harus dibayar
3)      Hutang dagang, hutang pajak
4)      Pendapatan diterima di muka
5)      Dan lain sebagainya
2.Hutang Jangka Panjang / Long-Term Liabilities
Hutang jangka panjang adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari setahun.
Contoh :
1)      Hutang hipotek
2)      Hutang obligasi yang jatuh tempo lebih dari setahun
3)      Hutang pinjaman jangka panjang
4)      Dan lain sebagainya.
3.Hutang lain-lain / Other Payable
Perkiraan atau akun ini digunakan untuk mencatat hutang lain yang tidak termasuk pada hutang lancar dan hutang jangka panjang.
Contoh :
1)      Uang jaminan
2)      Hutang pada pemegang saham
3)      Dan lain sebagainya.
C. Modal / Capital
Modal adalah hak milik atas kekayaan dan harta perusahaan yang berbentuk hutang tak terbatas suatu perusahaan kepada pemilik modal hingga jangka waktu yang tidak terbatas.


Modal = Aktiva – Utang.

 

Rumus modal

Pada perusahaan perseorangan, modal ada pada pos Prive/ rekening modal
Pada perusahaan yang berbentuk PT :
            (1) Modal Disetor :
                        > Modal saham
                        > Agio Saham
            (2) Laba Yang Ditahan
1. BENTUK NERACA :
  1. Bentuk Rekening T (T Account atau bentuk Skontro)
è Sisi kiri,yaitu Aktiva (Debet) disusun berdasarkan urutan likuiditasnya, sisi kanan, yaitu Pasiva (Kredit) untuk  mencantumkan hutang dan modal.
  1. Bentuk Rekening yang disusun kebawah (bentuk Stafel),yaitu aktiva diatas, hutang dan dibawah
Berikut contoh neraca Bentuk Rekening T (T Account atau bentuk Skontro)
akt102_15
Berikut contoh neraca Bentuk Stafel
akt102_16
3.     LAPORAN LABA RUGI
Laporan keuangan yang menunjukkan pendapatan dan biaya perusahaan untuk suatu jangka waktu tertentu (bisa bulanan, triwulanan, semesteran atau tahunan).
Ø  Jika Pendapatan > Biaya èlaba
Ø  Pendapatan     <Biaya èRugi
Bentuk Laporan Laba Rugi.
Bentuk dari laporanrugilaba yang biasa dipergunakan adalah sebagai berikut:
1)                  BentukSingle Step
yaitu dengan menggabungkan semua penghasilan menjadi satu kelompok dan  semua biaya dalam  satu  kelompok,  sehingga untuk menghitung   rugi/laba   bersih   hanya   memerlukan    satu   langkah   yaitu mengurangkan total biaya terhadap total penghasilan.
2)                  Bentuk Multiple  Step
Dalam bentuk ini  dilakukan pengelompokan yang
sangat teliti sesuai dengan prinsip yang digunakan secara umum, sehingga
dapat ditentukan pendapatan bersih ataupun rugi yang diperoleh oleh pihak manajemen perusahaan tersebut.
Unsur-unsur laporan Laba Rugi:
           
            (1).Hasil Penjualan atau Pendapatan
            (2).Harga Pokok Penjualan
            (3).Biaya Usaha, Biaya Penjualan dan Biaya Administrasi Umum
            (4).Pendapatan dan Biaya Lain-lain diluar usaha
            (5).Pajak Penghasilan
(6).Laba atau Rugi yang tidak biasa (diluar usaha pokok,seperti: resiko kebakaran atau laba karena penjualan aktiva tetap dll)
     Contoh laporan Laba Rugi Bentuk Single Stepdan Multiple  Step
akt102_08
akt102_09
3. LAPORAN PERUBAHAN MODAL
            Laporan yang menunjukkan perubahan dari modal awal yang disebabkan oleh laba, rugi, setoran modal maupun pengambilan oleh pemilik.

About arieve techno

My name arieve, i'm from Purworejo..i live in Yogyakarta more aboute me YM/twitter : arieve_techno

Posted on November 23, 2010, in Tutorial. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: