Tipe Data

1.1 Tipe Data
A. Data Tipe Sederhana
Dihubungkan dengan sebuah identifier untuk sebuah data. Data tipe ini digolongkan menjadi tipe data standar dan tipe data yang didefinisikan oleh pemakai.
Tipe data standar :
Integer, real, char, string, Boolean
Tipe data yang didefinisikan pemakai
Enumerated atau scalar type, subrange type
B. Data Tipe Terstruktur
Terdiri dari beberapa data item yang dihubungkan satu dengan lainnya. Masing-masing grup dari data item dihubungkan dengan suatu identifier tertentu. Ada 4 macam yang termasuk dalam data ini : array, record, file dan set
C. Data Tipe Penunjuk
Digunakan untuk membuat data terstruktur tipe dinamik.
1.1.1 Integer
Merupakan nilai bilangan bulat baik dalam bentuk desimal maupun hexadecimal. Ada 5 macam tipe data integer berdasarkan jangkauan nilai, yaitu :
 
Contoh (1) :
Tipe data byte digunakan jika nilai tidak lebih dari 255
Var
 Jumlah : byte ;
Begin
Jumlah : = 200 ;
 Writeln (‘ Nilai jumlah = ’, Jumlah);
End.
Contoh (2) :
Bila nilai yang digunakan lebih besar dari 255, tetapi tidak lebih besar dari 32767, maka dapat digunakan tipe integer
Var
 Jumlah ; integer ;
Begin
 Jumlah : = 25000 ;
 Writeln (‘ nilai jumlah = ’, Jumlah) ;
End.
1.1.2 Real
Nilai konstanta numeric real berkisar dari 1E-38 sampai 1E+38. E menunjukkan nilai 10 pangkat, dan tipe data ini menempati memori sebesar 6 byte.
Contoh :
Var
 Nilai1, Nilai2 : real ;
Begin
 Nilai1 : = 12345678901.2345 ;
 Nilai2 : = 12345 ;
 Writeln (‘ Nilai 1 = ’, Nilai1) ;
 Writeln (‘ Nilai 2 = ‘, Nilai2) ;
End.
Output dari contoh program diatas :
Nilai1 = 1.2345678901E+10
Nilai2 = 1.2345000000E+04
1.1.3 Karakter
Nilai data karakter berupa sebuah karakter yang ditulis diantara tanda petik tunggal, seperti : ‘ A ’. penggunaan variable untuk menyimpan tipe data karakter ini harus dideklarasikan dengan tipe Char.
Contoh :
Var
 Huruf : char ;
Begin
 Huruf : = ‘ D ‘ ;
 Writeln (‘ Hurufnya adalah : ‘, Huruf ) ;
End.
Output program :
Hurufnya adalah : D
1.1.4 String
Merupakan urut-urutan dari karakter yang terletak diantara tanda petik tunggal. Nilai data string akan menempati memori sebesar banyaknya karakter string ditambah dengan 1byte. Bila panjang dari suatu string didalam deklarasi variable tidak disebutkan, maka dianggap panjangnya adalah 255 karakter.
Contoh :
Var
 Tanggal : string [10] ;
 Hari  : string [6] ;
 Jarak  : char ;
Begin
 Tanggal : = ’ 19 Februari 2007 ’ ;
 Hari : = ‘ Senin ‘ ;
 Jarak : = ‘  ‘ ;
 Writeln (Tanggal, Jarak, Hari) ;
End.
1.1.5 Boolean
Mempunyai dua buah nilai, yaitu true dan false.
Contoh :
Var
 Lagi : Boolean ;
Begin
 Lagi : = True ;
 Writeln (‘nilai lagi adalah ‘, Lagi) ;
End.
1.2 Binary Operator
Disebut dengan binary operator karena operator ini digunakan untuk mengoperasikan dua buah operand. Operand dapat berbentuk konstanta ataupun variable. Digunakan untuk operasi aritmatika yang berhubungan dengan tipe data integer dan real.
Text Box: bulat baik dalam bentuk desimal maupun hexadecimal. Ada 5 macam tipe data intege

About arieve techno

My name arieve, i'm from Purworejo..i live in Yogyakarta more aboute me YM/twitter : arieve_techno

Posted on November 23, 2010, in Tutorial. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: